Bagaikan butir embun menitis di daunan Mula hari baru laman kehidupan Walaupun sedetik namun tak pernah pudar Hulur kedinginan dan segar Dan diriku hanya untuk tumbuh meliar Dan terdampar sepi, terasing, terbiar Menanti kerinduan kau utus Mungkinkah dijelmakan sebuah kebahgiaan? Selagi rindu terarah, ku redha dan pasrah Kerna yakin setiap tak akan musnah Selagi rindu bersyariat pasti janji bersyarah Biarpun keinginan dibatasi Kerna cinta yang tulus lahir dari keimanan Terima takdir perutusan rindu ♪ Dan diriku hanya untuk tumbuh meliar Dan terdampar sepi, terasing, terbiar Menanti kerinduan kau utus Mungkinkah dijelmakan sebuah kebahgiaan? Ho-ho-ho-hoo Selagi rindu terarah, ku redha dan pasrah Kerna yakin setiap tak akan musnah Selagi rindu bersyariat pasti janji bersyarah Biarpun keinginan dibatasi Kerna cinta yang tulus lahir dari keimanan Terima takdir perutusan rindu Terima takdir perutusan rindu