Kiranya pintu itu akan terbuka Ketika hawa sore tengah menjelang Sekitar pukul dua ke pukul tiga Dia datang Di sana dia berlari terburu-buru Di sini 'ku terpikir untuk menyapa Di luar kehendak, 'ku kian terpaku Tanpa sangka Dan kini, kuharap kuulang kembali Dan kini, dirinya dan mimpiku pergi Jika saja tak kutunda 'Tuk mengungkapkan padanya ... Sampai nanti, 'ku bertemu lagi Angin dan awan pun datang dan berlalu Sepi langit tanpa jejak yang tertinggal Seperti diriku pada hari itu Hanya sesal Di luar kuasa, kau tak dapat kudekap Kini semua hanya angan yang menua Hanya rahasia yang tak sempat kusingkap Apa daya? Dan kini, kuharap kuulang kembali Dan kini, dirinya dan mimpiku pergi Jika saja tak kutunda 'Tuk mengungkapkan padanya ... Sampai nanti, 'ku bertemu lagi Seseorang baru dan kesempatan lain Ada miliaran bintang di angkasa Namun, seiring kureka kisah yang 'kan kujalin 'Ku selalu tertuju pada satu kejora Salahku terpaku di hari kemarin Kini hati tiada berhenti bicara Bahwa: andai kata, andaikan, apabila mungkin Dan jika saja ... Dan kini, kuharap kuulang kembali Dan kini, dirinya dan mimpiku pergi Jika saja tak kutunda 'Tuk mengungkapkan padanya ... Sampai nanti, sampai nanti Dan kini, kuharap kuulang kembali Dan kini, dirinya dan mimpiku pergi Jika saja tak kutunda 'Tuk menyahutkan namanya ... Sampai nanti, sampai nanti (Sampai nanti lagi) Sampai nanti, 'ku bertemu lagi Kiranya pintu itu akan terbuka Kuharap pintu itu masih terbuka